Breaking News

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Gunungkidul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Polres Gunungkidul resmi memulai Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah tersebut. Operasi ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H., Senin (2/2/2026).

Apel Gelar Pasukan digelar untuk memastikan kesiapan akhir personel maupun sarana dan prasarana pendukung sebelum operasi dilaksanakan di lapangan. Seluruh unsur yang terlibat diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/wabup-gunungkidul-media-pilar-penting.html

"Apel ini menjadi momentum pengecekan kesiapan personel sekaligus komitmen bersama agar pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 berjalan optimal dan tepat sasaran," kata Sumanto saat memimpin apel.

Pelaksanaan operasi ini dinilai penting menyusul masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan data evaluasi Polda DIY sepanjang 2025, tercatat sebanyak 126.154 pelanggaran lalu lintas dan 85.568 kasus kecelakaan.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/terungkap-pria-lansia-tewas-di-gumuk.html

Dari jumlah tersebut, sebanyak 457 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Data ini menjadi dasar bagi kepolisian untuk meningkatkan langkah preventif dan edukatif di tengah masyarakat.

Dalam Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Gunungkidul mengerahkan 190 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI dari Kodim 0730/Gunungkidul, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Personel akan disebar di titik rawan kemacetan dan lokasi dengan potensi kecelakaan tinggi.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/hadapi-cuaca-ekstrem-gunungkidul.html

Pola kegiatan operasi mencakup langkah preemtif sebesar 40 persen melalui edukasi dan sosialisasi, preventif 40 persen dengan patroli dan penjagaan, serta penegakan hukum 20 persen melalui tilang elektronik (ETLE) maupun teguran tertulis yang bersifat humanis.

Menutup arahannya, Sumanto mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. "Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

(ALX)

© Copyright 2022 - INANEWS