Breaking News

Bikin Bangga, Putra Terbaik Gunungkidul Terpilih Jadi Ketua Umum IKAHI 2025-2028

Ketua Umum IKAHI 2025-2029 Prof. Yanto.

Jakarta, INANEWS.id - Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H., terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) periode 2025-2028.

Putra terbaik asal Gunungkidul ini terpilih menjadi menjadi Ketua Umum IKAHI menggantikan posisi Hakim Agung Dr. Yasardin, S.H., M.Hum., yang telah habis masa jabatannya.

Pemilihan Ketua IKAHI tersebut dilaksanakan melalui mekanisme pemungutan suara secara elektronik (e-voting) pada Senin, (15/12/2025) Lalu, di Hotel Mercure, Jakarta Utara.

Prof. Yanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta Munas XXI IKAHI yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, serta mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan proses pemilihan secara demokratis dan tertib.

“Mudah-mudahan kepengurusan IKAHI yang didukung oleh empat lingkungan peradilan, kedepan bisa semakin membesarkan IKAHI. Kami beserta jajaran pengurus siap melaksanakan program-program yang telah digariskan dalam Munas IKAHI 2025-2028,” ujar Prof. Yanto dalam sambutannya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/titiek-soeharto-kembali-salurkan.html

Sebagai Ketua Kelompok Kerja Rancangan Undang-Undang Jabatan Hakim, dirinya menegaskan bahwa isu pembaruan regulasi hakim menjadi salah satu perhatian utama kepengurusan IKAHI ke depan. RUU Jabatan Hakim saat ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.

“Harapannya pembahasan dapat dimulai awal Februari (2026) dan pengesahan dilakukan pada Maret,” kata Prof. Yanto.

Menurut Prof. Yanto, secara substansial RUU Jabatan Hakim mengatur sejumlah aspek krusial, diantaranya penambahan batas usia pensiun bagi hakim tingkat pertama, hakim tingkat banding, serta Hakim Agung. Meski demikian, dia menekankan bahwa keputusan final tetap berada di tangan pembentuk undang-undang.

“Kita tunggu hasil pembahasan di Komisi III DPR,” tegasnya.

Dalam kepemimpinannya, Prof. Yanto berkomitmen untuk merangkul seluruh elemen hakim dari empat lingkungan peradilan. Diharapkan IKAHI mampu menjadi organisasi profesi yang solid, inklusif, dan responsif terhadap tantangan penegakan hukum.

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/kapolda-diy-beberkan-pencapaiannya.html

Sebelumnya, Ketua MA Prof. Sunarto mengungkapan bahwa proses pemilihan Ketua Umum IKAHI telah mencerminkan kedewasaan berorganisasi dan komitmen menjaga persatuan.

“Tibalah waktunya untuk bahu-membahu, buang segala perbedaan. Tidak ada lagi saling dukung mendukung calon. Siapapun yang terpilih, itulah pimpinan kita semua,” pesan Prof. Sunarto.

Dia berharap jajaran pengurus inti Pengurus Pusat (PP) IKAHI periode 2025-2028 dapat memimpin organisasi ke arah yang lebih baik dengan penuh kebijaksanaan dan integritas.

Sebagai informasi, Prof. Yanto dikenal sebagai sosok multidisipliner yang aktif sebagai akademisi dan penulis buku hukum. Atas kiprahnya yang lintas bidang, pada 2023 dia dianugerahi Rekor MURI sebagai hakim dengan lintas bidang terbanyak.

Prof. Yanto lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, pada 21 Januari 1960. Pendidikan hukumnya ditempuh mulai dari Fakultas Hukum Universitas Janabadra, gelar magister dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, hingga meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Jayabaya. Sebelum dilantik menjadi Hakim Agung pada 2024, dirinya telah bertugas di berbagai pengadilan di sejumlah daerah seperi Bengkulu, Bantul, Sleman, hingga Denpasar.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS