Breaking News

Mahasiswa Wisma Sahabat Yesus Bahagia Bisa Merayakan Hari Natal


Depok (Jawa Barat), INANEWS.id - Mahasiswa di Wisma Sahabat Yesus berlokasi di Jalan Margonda Kelurahan Pondokcina Kecamatan Beji merasa senang dan bahagia bisa merayakan perayaan Natal.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya di sebelah saya ada Lurah dari Pondok Cina, Nurman. Di sebelah saya ada  KH Kholadi dari FKUB, dan sampingnya ada Josman Kapolsek, dan ada Romo Dion juga dari Gereja Katolik yang ada di FKUB,"kata Pimpinan Wisma Sahabat Yesus Depok, Romo Robertus Bambang Rudianto.

Kegiatan perayaan Natal sudah dilaksanakan dengan damai dan kondusif .

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/penghujung-tahun-2025-kalurahan-mertelu.html

Dia menambahkan, tentu suatu kebahagiaan bagi dirinya di Wisma Sahabat Yesus yang boleh merayakan bersama dengan mahasiswa, juga dengan mereka-mereka yang kadang-kadang misa di sini.

"Intinya saya mengatakan ini semua adalah bagian dari silaturahmi,"katanya.

Jadi semua sungguh ketika bertemu, dan ketika saling menyapa dari hati, ini inilah yang didapat bersama-sama merayakan.

"Tadi saya juga belajar dari Pak Kyai, bahwa berdoa dan bersyukur itu kan setiap orang pasti sungguh membutuhkan itu ya,"katanya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/mayat-perempuan-misterius-tanpa-busana.html

Romo Robertus Bambang Rudianto kembali menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mendapat intimidasi, apalagi larangan dalam menjalankan ibadah Natal di Kota Depok. 

Pernyataan itu sekaligus meluruskan tudingan miring yang berseliweran di media sosial. 

"Ya ini kan kita di negara yang menghormati yang namanya kebebasan bersuara ya. Tapi kan tidak semua suara itu harus ditanggapi, karena ada juga suara yang tidak mewakili, menghormati manusia juga," katanya.

"Nah makanya di sini saya hanya mengatakan satu hal, mari kita melihat dengan cara positif. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/pemkab-bantul-tetapkan-makam-krt.html

"Dan saya di Depok ini dan di tengah-tengah warga semua dan saya mengatakan juga setiap kali ada pertanyaan apakah dilarang? Tidak ada larangan, tidak ada pembatalan, kita butuh waktu ya, butuh waktu untuk saling mengenal," katanya.

Romo Rudi menegaskan, selama ini tidak ada masalah antara warga sekitar Asrama Sahabat Yesus dengan jamaat yang ada di dalamnya.

"Sederhana begini ya, saya kan selama tiga tahun tidak ada apa-apa ya. Tapi kan juga wajar kita bertetangga itu harus saling mengenal," jelasnya. 

Romo Rudi lantas mengungkapkan, bahwa mereka yang ada di Asrama Sahabat Yesus Depok ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/tabrakan-dua-motor-di-jjls-tepus-satu.html

"Ya kan dari waktu ke waktu kan anak-anak mahasiswa dari pandemi kita datang, lalu ini dari semua yang 14 kampus saya dampingi di seluruh Jakarta Selatan dan Depok, ini kan dari berbagai macam latar belakang, dari NTT, dari Kalimantan, dari semua dan mereka kan perantauan. Mereka kan butuh juga tempat yang ketemu temannya dengan damai," tuturnya. 

Menurut Romo Rudi, yang terjadi adalah warga dan penghuni asrama ingin saling berkenalan. 

"Maka sebenarnya ini proses saling mengenal dan saya menganggapnya itu sangat wajar," ujarnya. 

Ia juga memastikan, warga Depok sangat menjaga toleransi antar umat beragama.

"Oh sudah jelas ya. Nah toleransi kan bukan hanya soal agama, soal bagaimana kita saling mengenal dan itu yang saya tekankan di sini," tuturnya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/belok-mendadak-di-temon-kecelakaan-maut.html

Maka dia ingin menegaskan toleransi itu bagian dari saling menghormati satu sama lain, sudah, bukan soal tentang agama, menghormati. 

"Toleransi kan kita menerima, semua orang kan menanggapi Tuhan dan itu kan sama. Maka kalau toleransiannya dibatasi dalam soal ibadah, nah itu kan sangat sempit," katanya.

Tapi toleransi menghormati setiap manusia, percaya pada Tuhan, dan menghormati satu sama lain.

"Itulah yang buat saya toleransi dan Depok itu ya, dan jelas sekali kita semua kan menghormati," katanya.

Romo Rudi juga membantah adanya upaya intimidasi atas pernyataannya tersebut.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS