Breaking News

Dana Desa Terpangkas, Mbah Bardi Hadir Beri Solusi


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Berkurangnya jatah Dana Desa (DD) untuk anggaran pada tahun 2026 ini membuat banyak Lurah di Kabupaten Gunungkidul mengeluh. 

Melihat akan tersendatnya pembangunan di tingkat kalurahan anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem H. Subardi, S.H., M.H., langsung turun gunung mendengarkan aspirasi konstituennya. 

Mbah Bardi sapaan akrab Subardi dihadapan masyarakat Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari mengatakan keluhan yang sama juga sempat didengarnya dari para lurah yang ada di kabupaten lain. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/ppm-bantul-tanam-1000-pohon-di-imogiri.html

"Kalo Dana Desa berkurang saya juga sudah tahu. Karena setiap saya keliling banyak lurah yang mengeluhkan hal itu. Kemarin saya dari Kulonprogo dan Bantul juga mengeluhkan hal yang sama," kata Mbah Bardi di Balai Kalurahan Ngalang. Minggu, (4/1/2026).

Mendengar keluh kesah para lurah, Subardi berharap para lurah bersabar. Lebih lanjut Subardi mengatakan saat ini negara sedang berbenah. 

"Ya, seng sabar sek, negarane sedang berbenah. Nanti kalo sudah baik pasti dikembalikan (dana desa) seperti semula," ujarnya. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/pabrik-tahu-di-bantul-terbakar-bara.html

Walaupun meminta para lurah untuk bersabar, Subardi juga memberikan solusi kepada para lurah dengan gelontoran bantuan ynag diberikan melalui Corporate Sosial Responbility (CSR) yang bisa diberikannya kepada masyarakat di Kalurahan Ngalang. 

Dalam kunjungan kerja Subardi kali ini di Kalurahan Ngalang, dirinya tidak sendiri namun juga didampingi oleh kader-kader terbaik yang dimiliki Partai Nasdem di Provinsi Yogyakarta maupun di Kabupaten Gunungkidul. 

"Saya tidak sendiri tapi saya membawa kader terbaik saya yang juga wakil panjenengan semua, ada Suharno, S.E., anggota DPRD Provinsi DIY, ada juga Purwadi dan juga Mujiono yang juga wakil panjenengan di Kabupaten Gunungkidul," terang Subardi mengenalkan para kader terbaik Partai Nasdem di Gunungkidul dan Provinsi DIY. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/revo-fc-hadapi-psd-demak-pada-laga.html

Subardi melanjutkan bahwa dirinya telah membuat list panjang terkait pembangunan di Kalurahan Ngalang, bahkan di setiap dusun yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Tak tanggung-tanggung Subardi menyebutkan satu persatu kebutuhan pembangunan yang diminta oleh masyarakat Kalurahan Ngalang di tiap Padukuhan. 

"Saya itu sudah membuat long list, daftar panjang untuk semua kebutuhan di setiap Padukuhan di Kalurahan Ngalang ini," jelasnya. 

Sementara itu anggota DPRD Provinsi DIY asal Kalurahan Gari Wonosari ini mengatakan bahwa Partai Nasdem komitmen kepada masyarakat di Kabupaten Gunungkidul untuk bersama-bersama membangun dan mensejahterakan masyarakat Gunungkidul. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/revo-fc-hadapi-psd-demak-pada-laga.html

Dengan slogan yang menjadi trademark Suharno "Mbangun Dusun Nganti Wangun, Noto Kuto Nganti Temoto" ini, Suharno tetap bersama masyarakat Ngalang khusunya dan Gunungkidul umumnya dalam melakukan pembangunan, terlebih besarnya dana desa yang terkena pemangkasan oleh pemerintah pusat. 

"Nek wes ngene iki, ayo bareng karo Partai Nasdem dan nderek Mbah Bardi tetap mbangun dusun nganti wangun. Karena partai Nasdem hadir sebagai solusi pembangunana desa maupun kalurahan," kata Suharno.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS