Bantul (DIY), INANEWS.id - Dua pelajar menjadi korban dugaan tindak penganiayaan oleh orang tidak dikenal di wilayah Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 12.57 WIB di depan Resto Bukit Indah, Padukuhan Plesedan, Kalurahan Srimulyo.
Korban masing-masing berinisial RBA (13) dan MAR (14), keduanya merupakan pelajar yang berdomisili di Sleman. Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka ringan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/bawa-clurit-1-meter-remaja-16-tahun.html
RBA dilaporkan mengalami pemukulan sebanyak dua kali di bagian bawah mata kiri sehingga menyebabkan memar ringan. Sementara itu, MAR mengalami satu kali pukulan di bagian bibir yang mengakibatkan luka robek.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, kasus itu saat ini tengah ditangani oleh aparat kepolisian untuk mengungkap identitas pelaku.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/warga-amankan-8-remaja-di-bantul-polisi.html
"Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Rita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, kejadian bermula saat korban melaju dari arah Putat, Patuk, Gunungkidul menuju Sleman dengan mengendarai sepeda motor. Di perjalanan, korban diduga dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor lain.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/karyawan-hotel-di-yogya-ditemukan-tewas.html
Setibanya di depan Resto Bukit Indah, pelaku menghentikan kendaraan korban dan secara tiba-tiba melakukan pemukulan terhadap keduanya. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Iptu Rita Hidayanto menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke kepolisian. "Kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap pelaku dan motifnya," katanya.
(ALX)

Social Header