Breaking News

Ketua DPRD Gunungkidul Beserta Jajarannya Tinjau Langsung Korban Longsor Tegalrejo ‎


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Gunungkidul pada Selasa, (17/2/2026) menyebabkan tanah longsor di berbagai wilayah sektor utara.

‎Salah satunya di Kalurahan Tegalrejo dimana di dua padukuhan longsor memporak porandakan dua rumah warga di dua padukuhan yang berbeda.

‎Hantaman tanah longsor merusak belakang rumah Yono Miharjo (75) warga Padukuhan Trombono RT 05 RW 10 dan rumah milik Joko Mulyono (40) dan juga rumah milik Saiman (61) di Padukuhan Ngipik RT 02 RW 03 Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/hujan-disertai-angin-kencang-pohon.html

Dari kejadian longsor di Tegalrejo ini mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Dra. Endang Sri Sumiyartini, M.A.P., tak sendiri Ketua DPRD juga didampingi oleh perwakilan komisi yang ada di DPRD Gunungkidul Eri Agustin, Purwadi, Bowo Sutrisno, Maryati.

‎Ketua DPRD Gunungkidul beserta rombongan yang langsung mendatangi lokasi korban longsor di Padukuhan Ngipik diterima langsung oleh Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto dan Lurah Gedangrejo Sarjono.

‎Kepada Panewu dan Lurah Tegalrejo, Endang mengatakan dirinya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kalurahan Tegalrejo.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/kapolres-gunungkidul-tinjau-longsor.html

"Kami bagian dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan turut keprihatinan atas bencana yang terjadi," kata Endang. di Lokasi bencana Padukuhan Ngipik, Rabu, (18/2/2026).


‎Kedatangan Ketua DPRD beserta jajarannya juga membawakan bantuan dari BPBD berupa bantuan permakanan, selimut, terpal dan juga matras alas tidur.

‎Tak hanya menyampaikan bantuan Endang juga mengatakan agar masyarakat lebih waspada terkait kebencanaan.

‎"Dengan melihat secara langsung lokasi bencana ini dan kontur geografis Kapanewon Gedangsari kami mungkin akan menambahkan anggaran kebencanaan melalui Biaya Tak Terduga (BTT)," ujar Endang.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/pemberontakan-tanpa-manifesto-resensi.html

Sementara itu Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto mengatakan dari kedua lokasi  tanah longsor di Tegalrejo mengalami kondisi yang memprihatinkan.

‎"Untuk kedua lokasi ini memang memprihatinkan namun kondisi yang terparah itu malah di Padukuhan Ngipik karena tanah dan bebatuan masuk langsung ke dua rumah sekaligus, di tambah belakang rumah adalah aliran air selokan dari atas tebing yang tergerus oleh meluapnya aliran air tersebut," kata Eko Krisdiyanto.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/operasi-keselamatan-progo-2026-tekan.html

Diwaktu yang bersamaan Lurah Tegalrejo Sarjono berterimakasih atas kunjungan Ketua DPRD beserta jajarannya, terlebih ingin melihat secara langsung lokasi longsor di Kalurahan Tegalrejo.

‎"Kami pemerintah Kalurahan Tegalrejo berterimakasih dan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Ketua DPRD dan juga jajarannya, dengan kedatangan beliau saya berharap agar Kalurahan Tegalrejo mendapatkan perhatian khusus terkait kebencanaan," ujar Sarjono.

‎(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS