Breaking News

Dandim 0730/Gunungkidul Optimis KDMP Terbangun Sebelum Tenggat Waktu

Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan saat meninjau salah satu lokasi pembanguanan KDMP di Gunungkidul

Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten Gunungkidul terkendala topologi wilayah Gunungkidul yang berbatuan cadas.

Hal tersebut dikatakan Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan kepada reporter INANEWS.id, Jumat, (9/1/2026). 

Alfian juga mengatakan pembangunan KDMP di Gunungkidul juga masih menunggu izin dari Sultan Hamengku Buwono X terkait penggunaan lahan bakal KDMP.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/kebersamaan-lintas-institusi-danrem.html

"Ini progres KDMP di Gunungkidul, kita baru diizinkn oleh Sultan sekaligus pemilik lahan. Karena di Gunungkidul ada Sultan Ground. Dari Sultan baru di izinkan sepuluh titik KDMP di Gunungkidul," kata Dandim Alfian di Makodim 0730/Gunungkidul.

Lebih lanjut Alfian menjelaskan progres pembangunan baru berkisar delapan persen, namun ada dibeberapa tempat sudah masuk progres di dua belas persen. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/gagal-gasak-kotak-infak-pria-asal.html

"Untuk satu titik yang ada di Kalurahan Semanu kita harus melakukan cut and fill ya, ini karena dari laporan lapangan proses pembangunannya terkendala topografi Gunungkidul yang berbatuan, di Kalurahan Candirejo Semanu ini kita menemukan batu cadas," jelas Alfian. 

Kendati demikian Alfian mengungkapkan untuk mengejar ketinggalan dari wilayah lain maka pengerjaan dilakukan secara estafet. 

"Jadi untuk yang di Semanu ini dikerjakan secara estafet sambil menyelesaikan kendala tersebut, para pekerja mengerjakan hal teknis lainnya," imbuhnya. 

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/31-kalurahan-di-gunungkidul-dipastikan.html

Dengan antusiasme masyarakat di Kabupaten Gunungkidul terkait dengan KDMP, Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan optimis pembangunan KDMP akan selesai sebelum tenggat waktu yang diberikan yaitu 93 hari masa kerja.

"Dengan target saat ini, dengan kecepatan ritme membangun saat ini, saya prediksi sebelum 93 hari sudah selesai, kecuali memang ada sesuatu yang di luar prediksi kita," ungkapnya.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS