Gunungkidul (DIY), INANEWS.id -Serangan kera ekor panjang masih menjadi permasalahan yang dikeluhkan oleh warga masyarakat Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu.
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan hal tersebut kepada Reporter INANEWS.id saat melakukan sambang desa di Kalurahan Ngeposari. Senin, (19/1/2026).
"Tadi ada yang warga dari dua padukuhan yang melaporkan dan mengeluhkan hal tersebut kepada saya," kata Damus.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/kapolres-gunungkidul-sambangi-kalurahan.html
Lebih lanjut Damus mengatakan bahwa saat ini kondisi kamtibmas di Kabupaten Gunungkidul masih dalam situasi kondusif.
Sebagai Kapolres baru di Gunungkidul, Damus mengungkapkan ingin mengenal lebih banyak kondisi kamtibmas di 144 Kalurahan dan 18 Kapanewon yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
"Dari 144 Kalurahan saya baru berdialog dan melakukan sambang di 20 Kalurahan, dan saya juga sudah bertemu dengan Lurah dan Panewu, dan laporan kepada saya semua dalam keadaan kondusif dan terkendali," ungkap Damus.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/pemerintah-kapanewon-girisubo-akan-buat.html
Dalam dialog dengan para dukuh di Kalurahan Ngeposari, Semanu. Damus diterima langsung oleh Carik Ngeposari dan seluruh perangkat Kalurahan dan Dukuh se-Ngeposari.
Sambang ke 144 Kalurahan dan 18 Kapanewon ini, Damus merasa penting untuk menjaga sinergitas antara institusi Kepolisian dan Pemerintah Kalurahan juga Kapanewon.
"Ini buat saya penting bagaimana saya bisa mnegetahui juga, dan laporan dari masyarakat bagaimana kerja-kerja jajaran saya baik di Polsek maupun bhabinkamtibmas saya yang ada di Kalurahan, dan saya juga merasa penting karena ini saya bisa berdialog dengan linmas dan juga jaga warga yang ada di setiap Kalurahan," ujarnya.
(WAP)

Social Header