Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Sepekan tragedi tanah longsor di Kalurahan Tancep, Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan pembersihan material longsoran dengan mengunakan alat berat.
Panewu Ngawen Agus Sumaryono saat mendampingi BPBD Gunungkidul mengatakan material longsoran akan dibersihkan dengan menggunakan alat berat.
"Kita masih menunggu alat berat dari Jurangjero yang mana disana juga terkena musibah juga," kata Agus kepada reporter INANEWS.id di lokasi tanah longsor Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen. Senin, (23/2/2026).
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/wamira-45-kelurahan-kebijakan-ngawur-di.html
Hingga saat ini beberapa warga terdampak tanah longsor Tancep masih mengungsi di rumah sanak keluarga terdekat.
Lebih lanjut Agus Sumaryono mengatakan dalam upaya pembersihan material longsor Tancep, nantinya akan dibuatkan jalan air yang dari atas menuju hulu sungai yang ada di sebelah barat lokasi longsor.
"Longsor ini kan terjadi karena tidak adanya jalan air yang berada di atas bukit yang menuju daratan yang lebih rendah, jadi nanti BPBD akan selain melakukan pembersihan material longsor akan membuatkan jalan air dari hulu yang berada di atas bukit menuju hilir yang mana menuju sungai yang ada di sebelah barat lokasi longsor," kata Agus.
Sementara itu Lurah Tancep Yudianto mengatakan bahwa material longsor yang ada berupa material lumpur dan bebatuan dan juga tunggak-tunggak pohon bambu dan pohon jati.
"Kita sudah melakukan pembersihan, yang utama material yang masuk ke rumah warga, sehingga setelah seminggu dari kejadian longsor itu rumah-rumah sudah bisa ditempati, namun untuk rumah yang terdampak sangat parah itu belum bisa ditempati," kata Yudianto.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/02/tragis-pesepeda-72-tahun-patah-tulang.html
"Dan hari ini kita baru mau melakukan pembersihan material longsor dengan mengunakan alat berat," imbuhnya.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Gunungkidul pada Selasa, (17/2/2026) membuat sebagian wilayah mengalami kebencanaan, tak hanya di Ngawen, Tanah longsor juga di Kalurahan Tegalrejo. dan beberapa wilayah lainnya di Gunungkidul.
Melihat kondisi hujan yang masih turun hingga saat ini Senin, (23/2/2026) masyarakat yang tinggal di lereng-lereng bukit agar tetap meningkatkan kewaspadaannya.
(WAP)


Social Header