Yogyakarta, INANEWS.id - Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang tiga Jalan Rejowinangun dengan Jalan Kebun Raya, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Supra dan sebuah bus pariwisata.
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor berinisial TF (25), warga Prambanan, Sleman, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/mahasiswa-asal-jepara-ditemukan.html
Sementara itu, pengemudi bus pariwisata bernomor polisi AB-7871-AS, SNY (58), warga Sewon, Bantul, tidak mengalami luka. Begitu pula dengan kernet bus, SRD (57), warga Wonogiri, Jawa Tengah, yang juga tidak mengalami cedera.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, S.Psi., M.M, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat dan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/kasus-pencurian-libatkan-oknum-anggota.html
"Petugas segera menuju TKP setelah menerima laporan, kemudian melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta melakukan olah tempat kejadian perkara," ujar Anton dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AB-4267-KY yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur di Jalan Rejowinangun.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/tabrakan-di-jjls-saptosari-motor-vs.html
Sesampainya di simpang tiga dengan Jalan Kebun Raya, sepeda motor tersebut bertabrakan dengan bus pariwisata yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat, dan hendak berbelok ke utara menuju Jalan Kebun Raya.
Benturan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari, sehingga mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/truk-elf-terguling-di-tanjakan-pok.html
Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya saat melintas di persimpangan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di persimpangan jalan. Pengendara diharapkan lebih waspada, mengurangi kecepatan saat mendekati simpang, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas," ujarnya.
(ALX)

Social Header