Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Dengan penyerahan wayang kepada Ki Dalang Sulis Bronjong, S.Sn., anggota DPRD Provinsi dari Partai Gerindra Didik Kuswanto, S.E., menutup prosesi rangkaian Rasulan Tri Padukuhan Kajar, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari. Jumat, (29/5/2026) malam.
Dalam sambutannya Didik Kuswanto, S.E., mengatakan Rasulan merupakan adat dan tradisi dalam mengungkapkan rasa sukur kepada Tuhan atas hasil panen yang diberikan sang pencipta kepada para petani di Gunungkidul, sehingga keberadaannya haruslah dilestarikan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/audisi-gita-bahana-nusantara-diy-2026.html
"Dengan adanya Rasulan atau sedekah bumi ini adalah ungkapan rasa bahagia, suka cita dan rasa sukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita semua, dan dengan adanya Rasulan tri Padukuhan ini bisa menambah kerukunan warga masyarakat di Padukuhan Kajar ini dan juga bisa menambahkan rasa ayem tenteram, karena pancaran kebahagiaan itu menjadi ciri dari hamba yang bersyukur," kata Didik Kuswanto, S.E., di balai Padukuhan Kajar.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Yogyakarta dari daerah pemilihan Kabupaten Gunungkidul, dirinya menuturkan pagelaran wayang kulit dalam Rasulan Tri Padukuhan ini bisa di dukung penuh dari dana keistimewaan Yogyakarta.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/polsek-bantul-ungkap-kasus-curanmor-di.html
"Alhamdulillah pagelaran wayang kulit pada malam puncak kegiatan Rasulan Tri Padukuhan ini mendapat support dari Provinsi Yogyakarta secara gratis dari dana keistimewaan Yogyakarta," tuturnya.
Didik juga mengutarakan dengan keberadaannya sebagai anggota DPRD DIY maka Padukuhan Kajar bisa mendapatkan gamelan komplit, dan juga bisa merealisasikan program-program lainnya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/innova-misterius-tabrak-pemotor-di.html
"Alhamdulillah di Karangtengah ini hampir sekitar 3,5 miliar dan alhamdulillah juga insyaallah nanti di tahun ini program-program yang ada dan lain-lainnya insya Allah bisa terealisasi kisaran kurang lebih sekitar 1 miliar dan harapan saya dengan adanya kekompakan warga masyarakat yang jelas saya sebagai wakil masyarakat ingin berbakti kepada masyarakat, dan saya minta doa restunya bapak ibu mudah-mudahan saya sebagai wakil masyarakat bisa bekerja dan saya minta doanya supaya saya bisa amanah dalam melaksanakan tugas sebagai wakil panjenengan semua. Apa yang menjadi program, apa yang menjadi aspirasi masyarakat, karena ini sudah bukti nyata terealisasi bahwa wayangan gratis malam ini sudah bisa terlaksana," ujar Didik.
Tak hanya mensupport pagelaran wayang kulit gratis, Didik Kuswanto juga menyerahkan BPKB kepada Purwanto pemenang door prize sepeda motor dalam rangkaian Rasulan Tri Padukuhan Kajar ini.
Sementara itu perwakilan dari Pemerintah Kalurahan Karangtengah melaporkan kemajuan kalurahannya dengan akan meningkatkan status kalurahan, yang semula berstatus kantong budaya akan mengikuti fisitasi menuju kalurahan rintisan budaya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/pelajar-11-tahun-meninggal-usai-motor.html
"Dan Alhamdulillah Kalurahan Karangtengah juga mendapatkan peringkat pertama dalam lomba fisitasi perpustakaan kalurahan, dan akan maju dalam jenjang berikutnya ditingkat provinsi," ujar perwakilan Kalurahan Karangtengah.
Dalam rangkaian penutupan kegiatan Rasulan Tri Padukuhan Kajar ini mengangkat tema Guyub Rukun Nyawiji Wargo Nguri Uri Budoyo Jawi Murih Tetap Lestari pagelaran wayang kulit dengan lakon Seno ngumboro menampilkan dalang Ki Sulis Bronjong, S.Sn., ini menarik antusias masyarakat Kajar dan sekitarnya.
(WAP)


Social Header