Breaking News

Gudang CV Tiga Ganesha Abadi di Bantul Terbakar Dini Hari, Empat Mobil Damkar Dikerahkan


Bantul (DIY), INANEWS.id - Kebakaran melanda gudang produksi furniture milik CV Tiga Ganesha Abadi di Padukuhan Blunyahan, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Jumat (13/3/2026) dini hari.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan menghanguskan sejumlah produk furniture berbahan kayu yang berada di dalam gudang.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/tawuran-pelajar-pecah-di-depan-sd.html

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian memberi tahu dua orang saksi yang berada di dekat lokasi.

"Saksi saat itu berada di sekitar gudang dan mendapat informasi dari warga bahwa gudang produksi furniture tersebut terbakar," kata Rita, Jumat.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/jamin-keamanan-masyarakat-kapolres.html

Rita menjelaskan, kedua saksi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati gudang dalam kondisi terbakar.

"Keduanya sempat mencoba memadamkan api menggunakan air dan alat seadanya, namun api tidak dapat dipadamkan karena sudah membesar," ujarnya.


Melihat kondisi tersebut, salah satu saksi kemudian menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran melalui nomor 113 untuk meminta bantuan.

Permintaan bantuan tersebut direspons oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul yang segera mengirimkan petugas ke lokasi kejadian.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/apel-ketupat-progo-2026-di-gunungkidul.html

Petugas BPBD Bantul datang dengan mengerahkan sekitar empat unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB setelah petugas melakukan upaya pemadaman di lokasi," kata Rita.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/trafo-meledak-bank-bpd-diy-wirobrajan.html

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah furniture seperti talenan dan kursi berbahan kayu hangus terbakar dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Rita menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan dugaan sementara penyebab kebakaran karena tumpukan kayu kerajinan akar jati yang diletakkan terlalu dekat dengan oven atau cerobong api di area produksi.

(ALX)

© Copyright 2022 - INANEWS