Denpasar (Bali), INANEWS.id - Aparat gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa yang dibackup Jatanras Polda Bali dan Satreskrim Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Pengungkapan dilakukan dalam waktu kurang dari 10 jam sejak kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 04.30 WITA di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/geger-oknum-anggota-satpol-pp-aktif-di.html
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang mengatakan, dua korban yang meninggal dunia masing-masing bernama Egi Ramadan (30), warga Jawa Barat, dan Dan Hisam Adnan (30), warga Jawa Tengah. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sebagian tubuh mengalami luka bakar.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan lima pelaku berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS. Seluruh pelaku diketahui berasal dari Jawa Barat.
Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda. "Keberhasilan ini berkat bantuan kepala lingkungan dan pecalang yang melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Benoa," ujar Leonardo, didampingi Kasat Reskrim dan Kapolsek Benoa.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/dari-41-ke-53-adegan-rekonstruksi-kuak.html
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto menjelaskan, pelaku NU diamankan di Pelabuhan Benoa pada pukul 12.45 WITA. Selanjutnya, tiga pelaku lainnya, yakni IS, DH, dan DR, ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan, sekitar pukul 13.30 WITA. Sementara itu, pelaku SA diringkus di Jalan Batas Dukuh Sari, Denpasar Selatan, pada pukul 14.45 WITA.
Agus menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, peristiwa bermula saat korban Egi bersama rekannya, Hisam, serta seorang saksi bernama Budi tengah mengonsumsi minuman keras di dermaga Pelabuhan Benoa.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/04/polisi-ungkap-penyebab-kebakaran-di.html
Dalam kondisi terpengaruh alkohol, Egi menghubungi salah satu pelaku, IS, melalui panggilan video dan mengancam akan membunuhnya karena merasa ditinggalkan saat pesta minuman keras.
Situasi kemudian memanas setelah kedua pihak saling menantang untuk bertemu.
(ALX)


Social Header