Breaking News

Jumlah Hewan Kurban Warga MTA Gunungkidul Meningkat dan Konsisten Gunakan Besek Kurangi Sampah Plastik ‎


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Warga Majelis Tafsir Al Qur'an (MTA) Kabupaten Gunungkidul menunjukkan kekompakan dan profesionalismenya pada setiap hari Iduladha.

‎Tak terkecuali pada Iduladha tahun ini dimana seluruh warga MTA dengan professional mampu menyembelih belasan Sapi dan ratusan Kambing dalam waktu satu hari.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/tutup-rangkaian-rasulan-tri-padukuhan.html

Ketua MTA cabang Kapanewon Ngawen Jumbadi mengatakan bahwa pada setiap hari raya Iduladha MTA Cabang Ngawen selalu menjadi pusat penyembelihan hewan kurban bagi warga MTA yang melaksanakan ibadah kurban.

‎Sedikitnya 265 orang tenaga dari 12 cabang MTA se- Kabupaten Gunungkidul berkumpul untuk bergotong royong melaksanakan penyembelihan hewan kurban sekaligus melakukan pembagian kepada setiap warga MTA yang ada di 12 cabang MTA di Gunungkidul.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/audisi-gita-bahana-nusantara-diy-2026.html

"Untuk tahun ini kami warga MTA menyembelih sapi 13 ekor, dan kambing 151 ekor. Dan kami langsung bagikan untuk warga MTA di 12 cabang MTA se-Gunungkidul, dengan total pendistribusian sebanyak 4000 besek," kata Jumbadi kepada reporter INANEWS.id pada Kamis, (28/5/2026) kemarin.


‎Jumbadi juga memutuskan kesadaran warga MTA Gunungkidul terhadap ibadah kurban dirasakan mulai meningkat dilihat dari meningkatnya hewan kurban yang di terima MTA cabang Ngawen pada tahun ini.

‎"Saat ini Jumah kambing yang kami sembelih itu sebanyak 151 ekor dan meningkatkan dari tahun lalu yang berjumlah 110 ekor kambing," ujar Jumbadi.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/05/polsek-bantul-ungkap-kasus-curanmor-di.html

Menariknya Majelis Tafsir Al Qur'an Kabupaten Gunungkidul tetap konsisten mengunakan kemasan besek bambu yang mudah terurai. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang selalu menjadi masalah lingkungan.

‎"Kita memang dari dahulu konsisten untuk mengunakan besek yang terbuat dari bambu dalam pendistribusian daging kurban untuk warga kami, ini karena memang kita juga ngak mau menjadi penyumbang sampah plastik bagi lingkungan kita, walaupun harga relatif lebih mahal namun lingkungan tetap terjaga," tutup Jumbadi.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS