Kulonprogo (DIY), INANEWS.id - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah hunian, tempat usaha servis jok motor, serta bangunan warung di Padukuhan Cangkring, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 19.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. Saat kejadian, pemilik rumah dan tempat usaha diketahui sedang tidak berada di lokasi sehingga bangunan dalam keadaan kosong.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/06/tiga-sepeda-motor-terlibat-kecelakaan.html
"Untuk dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Saat kejadian, pemilik rumah dan tempat usaha tidak berada di lokasi," kata Iptu Sarjoko, Minggu (28/6/2026).
Saksi mata yang baru pulang dari masjid melihat kepulan asap disertai kobaran api kecil keluar dari bangunan tempat servis jok motor. Dalam waktu singkat, api membesar dan dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/06/fkjr-gandeng-pt-wai-tunjuk-pt-gt-r.html
Kobaran api kemudian merambat hingga membakar rumah milik S yang berada di bagian belakang bangunan tempat usaha. Besarnya api membuat warga kesulitan melakukan pemadaman secara mandiri.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi terlebih dahulu berupaya menyelamatkan kendaraan yang berada di samping lokasi kebakaran dengan memindahkannya ke tempat yang lebih aman. Setelah itu, warga bersama-sama berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/06/densus-88-dan-bkkbn-diy-kampanyekan.html
Namun, upaya pemadaman awal tidak membuahkan hasil karena api terus membesar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas agar segera dilakukan penanganan.
Petugas gabungan yang terdiri dari Damkar Kabupaten Kulonprogo, PMI, TAGANA, Polsek Wates, Polres Kulonprogo, Koramil Wates, Pemerintah Kalurahan Bendungan, FPRB Bendungan, PLN, Karang Taruna Kabupaten Kulonprogo, Redkar, Serujaka, Kethek Kopyok, Ambulans Barat, SRG, PSC, serta relawan dan masyarakat tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/06/shorttrim-juara-turnamen-e-sports.html
Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa waktu, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Bangunan rumah, tempat usaha servis jok motor, dan warung mengalami kerusakan berat akibat terbakar.
Iptu Sarjoko menambahkan, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp330 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
(ALX)


Social Header