Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Untuk mendapatkan pamong Kalurahan yang memiliki integritas dan kapasitas, Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk menggelar pembekalan calon dukuh Gunungan. Rabu, (19/8/2026).
Pembekalan Calon Dukuh Gunungan yang dihadiri oleh Panewu Anom Kapanewon Patuk Sunoto, Lurah Beji Arif Wahyu Saputra dan juga beberapa tokoh masyarakat, serta tim penguji dari pengisian seleksi pamong Kalurahan.
Panewu Anom Patuk Sunoto dalam pembekalannya mengatakan bahwa dari pembekalan ini agar para pendaftar mampu menjalani tes pamong.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/diduga-terpeleset-saat-bermain-bocah-5.html
"Karna dukuh ini juga seperti lurah kecil maka harus juga memiliki kemampuan dalam mengerti perundangan baik undang-undang pemerintahan seperti perda dan pergub juga undang-undang keistimewaan," kata Sunoto di balai Kalurahan Beji, Patuk.
Tak sampai disitu Sunoto juga menekankan bahwa calon dukuh nantinya juga harus bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan apakah PKK, KWT maupun Poktan dan beberapa lembaga lainnya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/teror-di-mi-yappi-natah-inafis-polres.html
"Sedangkan untuk tim penguji akan mendapatkan surat keputusan sebagai tim penguji, dan untuk teruji juga akan mendapatkan kisi-kisi untuk pelaksanaan ujian Pamong," ujar Sunoto.
Sebagai Informasi Kalurahan Calon Dukuh Gunungan ini diikuti oleh satu pasang, yang mana dari sepasang calon dukuh Gunungan ini adalah pasangan pasutri.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/gbn-mi-diy-perkuat-sinergi-bela-negara.html
Lurah Beji Arif Wahyu Saputra ini mengatakan dalam pengisian pamong untuk jabatan pamong telah membuka pendaftaran sejak tanggal 13 sampai 17 Juli.
"Karena hingga tanggal 17 Juli kami belum ada pendaftar maka kami pemerintah Kalurahan Beji melakukan masa perpanjangan sejak tanggal 20 sampai 21 Juli 2026, dan kami akan melakukan ujian dukuh Gunungan ini pada tanggal 23 Agustus 2026, bila selesai ujian pamong ini kami rencana akan menggelar pelantikan pada tanggal 2 September 2026," jelas Lurah Beji Arif Wahyu Saputra.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/kecelakaan-beruntun-4-kendaraan-di.html
Arif meminta kepada para peserta agar bisa mempelajari semua kisi-kisi yang akan diujikan, Arif juga berharap dalam proses pengisian dukuh Gunungan ini berjalan lancar.
"Walaupun yang mendaftar ini adalah pasangan suami istri, namun kami berharap agar peserta tes tetap serius dalam mempelajari kisi-kisi dalam mengikuti ujian ini, kami ingin mendapatkan dukuh yang berkompeten dan berintegritas," tutup Arif Wahyu.
(WAP)

Social Header