Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Di penghujung masa jabatannya sebagai lurah, Lurah Ngoro-oro, Kapanewon Patuk melantik staf pamong Kalurahan Ngoro-oro dan Dukuh Padukuhan Sepat. Sabtu, (15/8/2026).
Disaksikan Panewu Anom Patuk Sunoto dan Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul Kriswantoro, S.STP., M.M.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/pekerja-meninggal-di-atas-plafon-rumah.html
Lurah Ngoro-oro Sukasto mengambil sumpah janji Nila Widayati S.Ak warga Padukuhan Jatikuning RT 039 RW 11 sebagai Staf Tata Laksana dan Ridwan Panuntun warga Padukuhan Sepat RT 007 RW 002 sebagai Dukuh Sepat.
Dalam sambutannya Sukasto meminta kepada para terlantik untuk bisa langsung melaksanakan ketugasannya, baik sebagai Staf Tata Laksana maupun sebagai Dukuh Sepat.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/mau-mendahului-bus-di-depannya-bus-hino.html
"Setelah penandatanganan dan dibacakan pengambilan sumpah janji hari ini, terlantik sudah sah menjadi bagian dari keluarga Kalurahan Ngoro-oro, dan langsung bisa menyesuaikan dengan pamong kalurahan yang lain," kata Sukasto dalam sambutannya.
Sukasto juga menerangkan bahwa pamong kalurahan adalah kerja pengabdian kepada masyarakat sehingga terlantik bisa menjadi panutan bagi masyarakat di Kalurahan Ngoro-oro.
"Terkhusus bagi mas Ridwan Panuntun sebagai Dukuh Sepat, harus bisa menjadi panutan dan pamomong bagi warga Sepat," jelas Sukasto.
Sebelumnya Pemerintah Kalurahan Ngoro-oro telah melaksanakan ujian pamong pada tanggal 1 Agustus 2026 lalu yang diikuti peserta sebanyak delapan orang, dimana empat peserta mendaftarkan sebagai Staf Kaur (kepala urusan) Tata Laksana dan empat orang mengikuti ujian sebagai Dukuh Sepat.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/polres-gunungkidul-bagikan-1000-bendera.html
Dari delapan orang Nila Widayati lolos sebagai Staf Kaur Tata Laksana dengan nilai ujian tertulis 42,50 poin dan nilai praktek 41,40 poin dengan total poin 83,90 poin. Sedangkan Ridwan Panuntun lolos sebagai Dukuh Sepat dengan total nilai ujian 80,88 poin.
Sementara itu senada dengan Lurah Ngoro-oro, Panewu Anom Patuk Sunoto yang mewakili Panewu Patuk dalam sambutannya selain meminta terlantik menjalankan ketugasan dengan tulus dan ikhlas, juga harus bisa menjaga kondusifitas wilayah.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/tiga-orang-jadi-tersangka-kasus.html
Tak hanya itu Sunoto juga mengapresiasi Dukuh Sepat sebelumnya yang pada akhir masa jabatannya mampu melunasi pembayaran PBB-P2.
"Untuk Bu Dukuh yang saat ini sudah purna, kami pemerintah kapanewon mengapresiasi apa yang telah dilakukan dengan telah terlunasi pembayaran PBB-P2, sehingga ini bisa menjadi contoh bagi dukuh-dukuh lainnya," kata Sunoto.
(WAP)


Social Header