Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Malam Natal di Kabupaten Gunungkidul terasa khidmat ditambah dengan guyuran hujan yang rintik menambah peribadatan Natal lebih khusyuk.
Dari pantauan INANEWS.id di berbagai Gereja, misa Natal pada pukul 19.00 WIB umat Nasrani memenuhi gereja dan beribadah dengan kawalan dari TNI, Polri dan juga beberapa ormas.
Dari pantauan INANEWS.id di Kapanewon Karangmojo umat Katolik di Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo merasakan suka cita Natal bersama dengan Panewu Karangmojo Emmanuel Krisna Juwoto bersama keluarga. Tak hanya itu peribadatan misa Natal di Gereja Santo Petrus dan Paulus Kalurahan Kelor ini terasa khidmat dan meriah.
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/danlanal-yogyakarta-pimpin-patroli.html
Panewu Karangmojo Emmanuel Krisna Juwoto mengucapkan selamat Natal kepada seluruh umat Nasrani di seluruh Kapanewon Karangmojo dan Gunungkidul.
"Selamat malam, saya Emmanuel Krisna Juwoto mengucapkan selamat Natal bagi umat Kristiani khusunya di Kapanewon Karangmojo dimana di malam hari ini merayakan suka cita Natal , semoga Damai Natal beserta kita semua dan tentunya kita semua selalu diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa," kata Panewu Karangmojo Emmanuel Krisna Juwoto. Rabu, (24/12/2025) malam.
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/jelang-natal-2025-polda-diy-perketat.html
Sementara itu Lurah Kelor Suratman sebagai pemangku Wilayah Kalurahan Kelor yang turut memantau dan berjaga dari awal Misa Natal hingga akhir ini turut menikmati suka cita Natal bersama dengan umat Nasrani di Kalurahan Kelor.
"Atas nama pemerintah Kalurahan Kelor, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Kelor kami mengucapkan Selamat Natal," ucap Suratman.
Sementara itu pantauan Natal di Gereja Santo Paulus Kalurahan Sambirejo, Romo Ignatius Fajar Kristianto meminpin peribadatan misa Natal dengan tema "Menanti Kristus Dalam Semangat Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Mensejahterakan".
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/gunungkidul-diy-inanews.html
Umat Katolik wilayah Kapanewon Ngawen pun memadati Gereja Santo Paulus ini hingga peribadatan dilakukan di halaman Gereja.
Tingginya toleransi antar umat beragama di Kabupaten Gunungkidul khusunya di Kapanewon Karangmojo menampakkan bahwa perbedaan tidak menjadikan kendala dalam hidup berdampingan.
(WAP)


Social Header