Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Sebanyak 16 pejabat tinggi pratama (eselon II) resmi dilantik oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Pelantikan berlangsung di Pendopo Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Jumat (2/1/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Endah menegaskan bahwa seluruh mutasi dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan kapasitas aparatur, sejalan dengan visi "Pamong Melayani dan Ngayomi."
Endah juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga integritas birokrasi.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/warga-jetis-bantul-dianiaya-secara.html
"Tidak ada praktik uang dalam pelantikan ini. Komitmen untuk tidak melakukan KKN harus terus dijaga di Kabupaten Gunungkidul," ujar Endah.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi awal 2026, yang bertujuan memperkuat pelayanan publik yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Adapun 16 pejabat eselon II yang dilantik adalah sebagai berikut:
- Johan Eko Sudarto, dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik.
- Drs. Wahyu Nugroho, dari Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
- Saptoyo, dari Inspektur Daerah menjadi Asisten Administrasi Umum.
- Markus Tri Munarja, dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi Inspektur Daerah.
- Kisworo, dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
- Oneng Windu Wardana, dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
- Antonius Hary Sukmono, dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga.
- Edy Basuki, dari Kepala Satpol PP menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
- Chairul Agus Mantara, dari Kepala Dinas Kebudayaan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
- Agung Danarta, dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Dinas Kebudayaan.
- Muhamad Arif Aldian, dari Kepala Bappeda menjadi Kepala DPMPTSP.
- Kelik Yuniantoro, dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja.
- Rismiyadi, tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan.
- Wibawanti Wulandari, dari Kepala Dinas Peternakan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
- Supartono, dari Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja menjadi Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM.
- Supriyanto, dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/01/nyalip-di-tanjakan-jogja-wonosari-motor.html
Sementara itu, Kepala BKPPD Gunungkidul Iskandar mengatakan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan dilakukan melalui sistem i-Mut, sehingga seluruh tahapan mengikuti aturan dan prosedur resmi sesuai norma, standar, dan kriteria (NSK) Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Masih ada beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong, seperti Kepala Dinas Sosial dan Kepala Satpol PP. Jabatan tersebut akan diisi melalui seleksi terbuka pada 2026," kata Iskandar.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal tahun bagi aparatur sipil negara (ASN) di Gunungkidul untuk bekerja lebih profesional, inovatif, dan berintegritas, guna mewujudkan Kabupaten Gunungkidul yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.
(ALX)


Social Header