Bantul (DIY), INANEWS.id - Kesalahpahaman antara warga Karanggayam dan rombongan pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Sitimulyo-Segoroyoso, tepatnya di depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani, Kapanewon Piyungan, Bantul, Kamis (01/01/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat warga Karanggayam yang berada di sekitar Tugu Karanggayam usai perayaan Tahun Baru didatangi sekitar lima pengendara sepeda motor yang diduga melakukan provokasi.
“Kelompok pengendara sepeda motor tersebut melakukan tindakan provokasi dengan mengajak berkelahi, sehingga memicu kesalahpahaman dengan warga setempat,” ujar Rita, Kamis.
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/laksanakan-intruksi-kapolri-forkom.html
Merasa terpancing, warga kemudian mengejar rombongan pengendara sepeda motor tersebut hingga ke depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani. Namun, setibanya di lokasi, warga mendapati rombongan tersebut berjumlah sekitar 25 orang.
Kondisi tersebut memicu terjadinya keributan antara kedua belah pihak. “Karena merasa kalah jumlah, warga kemudian meminta bantuan warga sekitar, sehingga rombongan pengendara sepeda motor berusaha melarikan diri,” kata Rita.
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/belanja-daging-di-pasar-prawirotaman.html
Dalam upaya melarikan diri tersebut, dua unit sepeda motor tertinggal di lokasi kejadian dan diamankan oleh petugas, yakni Honda Scoopy bernomor polisi AB-3418-XL dan AB-4943-JR.
Akibat insiden tersebut, dua orang mengalami luka ringan. “Korban mengalami lecet di telinga akibat sabetan sabuk serta luka lecet di kepala, tangan, dan kaki akibat terjatuh,” ujar Rita.
Baca juga: https://www.inanews.id/2025/12/ui-dorong-pemberdayaan-lansia-melalui.html
Pasca kejadian, warga Karanggayam sempat bersiaga di sekitar Tugu Karanggayam hingga pukul 03.00 WIB untuk mengantisipasi kemungkinan aksi balasan.
Aparat gabungan dari Polres Bantul dan Polsek Piyungan kemudian memberikan imbauan agar warga tetap tenang. “Setelah diberikan imbauan, situasi berangsur kondusif dan warga membubarkan diri ke rumah masing-masing,” pungkas Rita.
(ALX)

Social Header