Breaking News

Ratusan Warga Antusias Rebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Deresan


Bantul (DIY), INANEWS.id - Ratusan warga memadati Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam perayaan Garebeg Gunungan Ketupat yang digelar pada Sabtu malam (21/3/2026).

Tradisi tahunan ini rutin diselenggarakan masyarakat sebagai bagian dari perayaan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sebagai wujud syukur atas berkah, ketenteraman, serta hasil bumi, sekaligus penutup rangkaian ibadah puasa Ramadan.

Prosesi garebeg dikawal oleh Bregada Prajurit Cokro Joyo Padukuhan Deresan. Dalam rangkaian acara itu, juga dilakukan ritual siraman terhadap pohon beringin Kyai Daruno Mulyo, yang merupakan pemberian dari Keraton Yogyakarta pada 2010.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/verza-hantam-supra-fit-di-patuk.html

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Deresan yang dinilai konsisten melestarikan tradisi budaya.

"Saya sebagai warga Ringinharjo merasa bangga. Tradisi seperti ini tidak semua daerah mampu mempertahankannya karena berbagai faktor," ujar Aris dalam sambutannya.


Acara diawali dengan laporan Panji I Bregada, Suyatno, kepada Pangarso Upacara Sulistyo Atmaji selaku lurah Kalurahan Ringinharjo. Selanjutnya dilakukan penyerahan tumpeng oleh Kepala Dukuh Deresan, Sugeng Wusana.

Setelah doa yang dipimpin Kyai Imam Solikhin, gunungan ketupat kemudian diperebutkan warga. Masyarakat meyakini uba rampe gunungan tersebut membawa berkah bagi siapa pun yang mendapatkannya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/upaya-penghematan-usai-lebaran-asn.html

Tokoh masyarakat Deresan yang juga abdi dalem Keraton Yogyakarta, Mas Bekel Atmo Yasinto, menjelaskan asal-usul nama Deresan. Menurutnya, terdapat dua versi yang berkembang di masyarakat.

Versi pertama menyebutkan nama Deresan berasal dari kata "nderes", merujuk pada aktivitas mengaji para santri pada masa dakwah Sunan Kalijaga. Sementara versi lain menyebutkan nama tersebut berkaitan dengan profesi warga setempat pada masa lalu sebagai penderes kelapa atau pembuat gula merah.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/03/thr-dipangkas-buruh-ditekan-wajah.html

Ia juga menjelaskan, pohon beringin Kyai Daruno Mulyo merupakan pengganti beringin tua yang tumbang pada 2005. Beringin tersebut menjadi cikal bakal penamaan Kalurahan Ringinharjo, sehingga Padukuhan Deresan memiliki posisi penting dalam sejarah wilayah tersebut.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Bupati Bantul, perwakilan Dinas Kebudayaan Bantul, Panewu Bantul, para kepala dukuh se-Kalurahan Ringinharjo, ketua RT setempat, serta 12 abdi dalem Keraton Yogyakarta yang berdomisili di Padukuhan Deresan.

(ALX)

© Copyright 2022 - INANEWS