Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Memasuki tahun politik pilihan Lurah (Kepala Desa), Pemerintah Kalurahan Katongan mempersiapkan tahapan pilur 2026.
Ketua Panitia Pilihan Lurah Kalurahan Katongan Suwarno SE mengatakan kepada INANEWS.id bahwa rapat panitia yang digelar pada Jum'at, (3/7/2026) bagian dari tahapan pilur yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026 ini.
"Agenda rapat hari ini finalisasi jadwal pilihan lurah Katongan, dan yang kedua finalisasi tatib pilihan lurah Katongan, dan nanti juga akan dibahas finalisasi anggaran pilur Katongan," kata Suwarno yang juga mantan Lurah Katongan ini.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/polres-bantul-ungkap-dua-kasus.html
Suwarno juga menjelaskan beberapa aturan yang sangat krusial diantaranya adalah aturan bakal calon yang berangkat dari pamong Kalurahan. Dimana bakal calon harus mengundurkan diri saat melakukan pendaftaran.
"Yang krusial aturannya yaitu pamong yang akan maju dalam kontestasi lurah pada tahun mendatang harus mundur sebagai pamong, berbeda dengan tahun-tahun lalu, apa lagi saat saya mencalonkan lurah dulu, pamong boleh melakukan cuti, tapi sekarang tidak pamong yang akan maju dalam kontestasi pilur harus mundur," jelas Suwarno.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/pria-lansia-ditemukan-meninggal-di.html
Sedangkan aturan petahana lurah yang akan ikut kembali dalam kontestasi lurah, Suwarno mengatakan aturannya hanya mengajukan cuti, dan waktunya sangat singkat.
"Kalo buat petahana yang akan ikut kontestasi lurah kembali itu aturannya hanya cuti dan waktunya mepet, kalo dulu kan waktunya panjang sehingga ada aturan pejabat sementara, atau PJ kalo sekarang kan tidak petahana harus cuti dan waktunya mepet," ujar Suwarno.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/pengendara-suzuki-shogun-diduga-melawan.html
Adapun pendaftaran Bakal Calon (Balon) lurah Katongan akan dibuka selama sepuluh hari tepatnya pada tanggal 13 Juli hingga 23 juli mendatang.
"Nanti setelah pendaftaran kita akan melakukan verifikasi berkas, sehingga apabila ada berkas yang kurang nanti ada waktu untuk perbaikan berkas, setelah itu semua terverifikasi baru kita akan melakukan penetapan bakal calon menjadi calon untuk waktu penetapan calon itu nanti mungkin pada bulan Agustus.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/polsek-tepus-gelar-bersih-pantai-dan.html
Lebih lanjut Suwarno juga meminta kepada para bakal calon lurah agar memperhatikan Visi dan Misi dalam proses kontestasi pilur tahun ini.
"Kami meminta kepada para calon lurah, dimana Visi dan Misi harus keluar dari hati seorang pemimpin bukan sebagai pemenuhan administrasi saja, karena Visi dan Misi itu akan dipertanggungjawabkan selama beliau menjabat, kasihan rakyat. karena ternyata setelah menjabat kok geseh sama Visi Misi nya, berarti dia tidak mempelajari Budget Kalurahan berapa sih, Budget dari provinsi berapa sih, sehingga dalam pembuat Visi Misi mereka ngawur dan itu banyak terjadi," terang Suwarno.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/dua-pemuda-diamankan-usai-diduga.html
Suwarno juga meminta kepada para calon yang akan melakukan kontestasi harus bisa menjaga kondusifitas wilayah, dengan memberikan pemahaman yang benar kepada para pendukungnya.
"Artinya para calon ini harus siap menang dan siap kalah, untuk menjaga kondusifitas keamanan wilayah, jangan sampai warga terpecah karena ribut pilur," tegas Suwarno.
(WAP)

Social Header