Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Usaha mikro di Kalurahan Kelor terus bergeliat terlebih saat Omah Godong Kelor berdiri, sejumlah usaha mikro baik sektor makanan maupun pertanian menjual hasil panenannya di Omah Godong Kelor ini.
Ketua Penggerak PKK Kalurahan Kelor Alifatun Mardiah yang terus berupaya dalam memasarkan semua produk usaha mikro milik warganya.
Alifatun juga mengatakan selain menghidupkan Omah Godong Kelor, dirinya juga membuka gerai sayur Pawon Srimpi yang beroperasi 24 jam.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/kebakaran-kios-lpg-di-kotagede.html
"Kami lakukan semua ini untuk kemajuan masyarakat Kelor, baik mendorong usaha mikronya maupun usaha pertaniannya, karena saya melihat kalo bisa menanam atau produksi tapi kalo tidak bisa menjual itu juga bisa menjadi permasalahan, sehingga kami menghidupkan OGK dan juga membuka gerai Pawon Srimpi, bahasanya membantu paska produksi atau paska panen bila di sektor pertaniannya," kata Alifatun Mardiah kepada reporter INANEWS.id di Omah Godong Kelor. Senin (10/8/2026).
Pada kesempatan kali ini Penggerak PKK Kalurahan Kelor Alifatun Mardiah memberikan kesempatan reporter INANEWS.id untuk mengikuti Alifatul dalam mempromosikan produk usaha mikro milik warganya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/bus-tabrak-motor-di-jalan-saptosari.html
Salah satu usaha mikro yang dipromosikan Alifatun adalah usaha marning jagung milik Parti warga Padukuhan Sudimoro RT 04 RW 01, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, yang mana Parti mengolah sendiri hasil panen jagungnya menjadi marning jagung. Walaupun produksi marning jagung milik Parti belum masuk katagori industri namun bisa menambah pemasukan bagi keluarganya.
"Hari ini saya bersama pak Lurah Kelor Suratman mencoba mempromosikan usaha mikronya yaitu marning jagung, dan Ibu Parti ini juga sering mengkonsumsi teh kelor yang di campur dengan jeruk yang rasanya sangat menyegarkan," ucap Alifatun.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/kisah-rohmat-haryono-di-cangkringan.html
Dari hasil wawancara Alifatun Mardiah dengan Parti didapati bahwa saat ini marning jagung baru dipasarkan melalui mulut ke mulut.
"Keunggulan marningnya Bu Parti ini lebih gurih dan empuk, ya semoga setelah kita spill marning jagungnya akan banyak warga Kelor dan yang lainnya membeli marning Bu Parti," ujar Alifatun
Alifatun berharap dengan apa yang dilakukannya bisa berdampak bagi masyarakat Kelor, dan memberikan nilai tambah secara ekonomis bagi keluarga.
(WAP)

Social Header