Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut mendorong Forum Relawan Jogja kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kelurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 150.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan, termasuk fasilitas umum dan tempat penampungan air warga.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/pria-64-tahun-jadi-tersangka-dugaan.html
"Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari kepedulian Forum Relawan Jogja terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Gunungkidul," demikian disampaikan Forum Relawan Jogja.
Memasuki puncak musim kemarau, penurunan curah hujan dapat berdampak terhadap ketersediaan air di berbagai daerah. Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan ancaman kekeringan, krisis air bersih, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dampak kekeringan salah satunya dirasakan masyarakat di wilayah Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/gbn-mi-diy-resmi-dilantik-pengurus-baru.html
Warga Kedungpoh Kulon, Toto, mengatakan debit mata air yang tersedia belum mampu mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Karena itu, bantuan air bersih menggunakan mobil tangki masih diperlukan.
"Mulai bulan ini sudah terasa sangat sulit. Apalagi yang tidak punya penampungan air atau memiliki anak kecil, sangat repot," kata Toto.
Ketua Forum Relawan Jogja, Bunda Marta, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk konsumsi, memasak, serta kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/berawal-dari-ajakan-karaoke-pria-22.html
Menurut Bunda Marta, penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian Forum Relawan Jogja dan para donatur terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami dari Forum Relawan Jogja hari ini, Sabtu (5/9/2026), kembali dropping air bersih ke Kelurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul," ujar Bunda Marta.
Ia mengatakan rombongan Forum Relawan Jogja berangkat dari Kota Yogyakarta dan langsung menuju Kantor Lurah Kedungpoh untuk menemui pemangku wilayah setempat.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/curi-2-karung-gabah-pria-di-kulonprogo.html
Pertemuan tersebut dilakukan untuk berdiskusi mengenai wilayah atau dusun yang membutuhkan bantuan air bersih sehingga penyalurannya dapat tepat sasaran.
"Kami langsung menuju kantor lurah Kedungpoh untuk menemui pemangku wilayah setempat agar bisa berdiskusi langsung mengenai dusun mana saja yang membutuhkan bantuan air bersih," katanya.
Bunda Marta menambahkan, bantuan air bersih diprioritaskan untuk tempat-tempat yang membutuhkan, terutama fasilitas umum serta tandon atau tempat penampungan air bagi warga.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/tiga-pelajar-terluka-dalam-tabrakan-di.html
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan di Gunungkidul.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas partisipasinya dan bantuannya. Semoga menjadi amal ibadah panjenengan semua dan bantuan ini bermanfaat bagi warga di Nglipar, Gunungkidul," tutur Bunda Marta.
Menurutnya, persoalan kekeringan tidak sekadar menyangkut ketersediaan air, tetapi juga berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/pengendara-honda-beat-terjun-ke-jurang.html
Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah, di antaranya Desa Gojo, Kedungpoh Kulon, Kedungpoh Lor, wilayah difabel, Mojosari, Katongan, dan Klegung RT 04/RW 04 yang dihuni 185 kepala keluarga (KK). Bantuan di wilayah tersebut diterima oleh Dukuh Arif Prasetyo.
Selain itu, bantuan disalurkan ke Kedungpoh Barat RT 04/RW 02 yang mencakup 40 KK dan diterima oleh Toto. Bantuan juga diberikan kepada warga Kedungpoh Utara RT 02/RW 03 yang mencakup 40 KK dan diterima oleh Badawi.
"Mungkin bantuan yang kami berikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Namun, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan ikhtiar bersama. Semoga musim kemarau segera berakhir," kata Bunda Marta.
(ALX)

Social Header