Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Kemarau panjang yang menyebabkan kebakaran lahan di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen. Rabu, (16/9/2026).
Lima armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan dalam pemadaman kebakaran di Kalurahan Sambirejo, Ngawen yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Lurah Sambirejo Paryati kepada INANEWS.id mengatakan kebakaran yang terjadi dilahan milik warga Padukuhan Jentir ini terjadi di RT 01 RW 06 dengan luas lahan terbakar kisaran lima hektar.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/berawal-dari-tabrakan-di-speed-bump.html
"Untuk kebakaran sore ini ada dua titik, di RT 01, RW 06 itu luas lahan yang terbakar kurang lebih lima hektar, satu lagi di RT 03 dan RT 4 di RW 06 luas lahan yang terbakar berkisar dua hektar," kata Paryati saat di temui INANEWS.id di lokasi kebakaran pada pukul 18.00 WIB.
Lokasi kebakaran yang berbukit membuat tim Damkar Kabupaten Gunungkidul yang dibantu tim Damkar dari Kabupaten Klaten berjibaku memadamkan api yang disertai angin kencang.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/17-hari-diburu-pelaku-pencurian-motor.html
Hingga pukul 19.30 WIB Tim Damkar Kabupaten Gunungkidul terus melakukan pemadaman dan mengawasi pergerakan angin yang berhembus.
Proses pemadaman yang dibantu oleh anggota Polsek Ngawen dan juga SAR Kabupaten Gunungkidul.
Paryati mengimbau kepada para warga Kalurahan Sambirejo agar tidak melakukan pembakaran, baik sampah maupun saat pembersihan lahan pertanian.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/pembekalan-calon-lurah-katongan-akp.html
"Kami selalu mengimbau agar warga kami tidak membakar sampah atau membakar lahan saat pembersihan lahan, karena di waktu musim kemarau panjang ini sangat membahayakan," ujar Paryati.
Informasi yang dihimpun INANEWS.id kebakaran yang terjadi di Kalurahan Sambirejo terjadi karena adanya warga yang membakar sampah untuk membuka akses jalan.
(WAP)

Social Header