Breaking News

Spiritual Journey Ki Gembong Jadi Sarana Mengenal Sosok Eyang Gembong Kertoyudho ‎


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Cucu dan keturunan dari Eyang Gembong Kertoyudho melakukan napak tilas dan ziarah ke makam leluhurnya Eyang Gembong Kertoyudho yang berada di Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul. Sabtu, (12/9/2026).

‎Nampak tilas dan ziarah kubur Eyang Gembong Kertoyudho oleh cucu dan keturunannya yang diberi tajuk spiritual journey ini untuk meneladani apa yang telah dilakukan oleh tokoh Babat Alas Wiladeg Eyang Gembong Kertoyudho.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/curi-peralatan-proyek-di-bantul-pria.html

Ahmad Panji Daru Warsita atau yang kerap disapa Ki Gembong mengatakan kepada Reporter INANEWS.id bahwa spiritual Eyang Gembong Kertoyudho harus bisa menjadi tauladan bagi cucu dan keturunannya sehingga dengan apa yang dilakukan leluhurnya (Eyang Gembong Kertoyudho) ini bisa membuat kebaikan kepada sesama makhluk di alam semesta ini.

‎Ki Gembong juga mengatakan bahwa banyak pengikutnya yang mengenal Ki Gembong namun tidak mengetahui dimana makamnya sehingga dirinya mengajak para cucu dan keturunan Mbah Gembong yang tersebar di seluruh dunia ini untuk lebih mengenal sosok dan mengetahui makam dari Eyang Gembong Kertoyudho.


"Niat kami melakukan kegiatan ziarah kubur hari ini untuk memperkenalkan kepada masyarakat atau keturunannya Eyang Gembong, dan mengangkat nama Eyang Gembong Kertoyudho," kata Ahmad Panji Daru Warsita yang menyebut dirinya Ki Gembong mengambil nama dari leluhurnya Eyang Gembong Kertoyudho di balai Kalurahan Wiladeg.

‎Ki Gembong sendiri mengungkapkan dirinya mengambil tauladan dari Eyang Gembong Kertoyudho dari sisi spiritualnya tidak dari sisi sejarahnya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/kebakaran-garasi-di-bantul-2-mobil-dan.html

‎"Saya mungkin tidak mengambil dari sisi sejarahnya, namun saya mengambil spiritual dari sosok Eyang Gembong Kertoyudho ini," jelas Ki Gembong.

‎Ki Gembong mengungkapkan dirinya mensuritauladani sosok Eyang Gembong Kertoyudho adalah sosok yang bijaksana dalam spiritual sehingga dirinya mengambil spirit tersebut sebagai tuntunan kehidupan. Hal tersebut menurut Ki Gembong menjadi moto dalam menyebarkan spiritualitasnya "Ojo Leren Dadi Wong Apik".


"Jadi Eyang Gembong Kertoyudho ini adalah sosok yang luar biasa mengayomi masyarakat nya sehingga dari situlah saya memiliki moto Ojo Leren Dadi Wong Apik, sehingga kita dalam berkehidupan di era modern saat ini tetap memiliki spirit atau semangat berbuat baik.

‎Sementara itu Lurah Wiladeg Kaniyo yang menyambut rombongan Ki Gembong mengatakan bahwa Eyang Gembong Kertoyudho bukan hanya tokoh bagi masyarakat Wiladeg saja namun juga bagi masyarakat di banyak daerah bahkan banyak negara.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/petani-70-tahun-di-gunungkidul.html

‎"Kami sebagai pemerintah Kalurahan Wiladeg menyambut baik adanya kegiatan napak tilas dan ziarah kubur ke makamnya Mbah Gembong Kertoyudho ini, karena sosok Mbah Gembong Kertoyudho ini adalah sosok leluhur bagi masyarakat kami di Kalurahan Wiladeg, beliau yang membuka alas Wiladeg, dimana pada setiap tahunnya kami memberikan penghargaan dan mengenang jasa leluhur kami ini dengan upacara adat," jelas Kaniyo.

‎Sebagai informasi menurut sejarah bertutur yang ada di masyarakat Wiladeg Eyang Gembong Kertoyudho adalah panglima perang atau seorang kesatria yang mengawal Raja Brawijaya V saat melakukan eksodus ke Gunungkidul di masa runtuhnya Kerajaan Brawijaya V.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS