Breaking News

Status Rintisan Kalurahan Budaya Hingga Bakmi Jawa dan Angkringan Warnai Adeging Kalurahan Tancep ‎ ‎


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Adeging Kalurahan Tancep ke-155 tahun dimeriahkan secara sederhana namun memiliki filosofi yang mendalam. Selasa, (29/9/2026) malam.

Sejumlah tokoh masyarakat dan sesepuh Kalurahan Tancep menghadiri acara puncak hari jadi Kalurahan Tancep ke-155 tahun di pendopo Kalurahan Tancep.

Hari jadi Kalurahan Tancep ke-155 tahun ini juga menandai Kalurahan Tancep sebagai Kalurahan rintisan budaya yang sebelumnya berstatus kantong budaya.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/utamakan-keselamatan-nelayan.html

Peringatan Hari jadi Kalurahan Tancep ke-155 yang dihadiri oleh Panewu Ngawen Asar Jajang Riyanti, SE, M.Ec.Dev,  Perwakilan Dinas Kebudayaan Gunungkidul, dan juga mantan Lurah Tancep Sunardi.

Dari Pantauan INANEWS.id ada yang menarik dari  Peringatan Adeging Kalurahan Tancep ke-155 dimana suguhan kegiatan tersebut disediakannya pangan angkringan dan bakmi Jawa makanan khas Gunungkidul.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/fkpm-23-panggungsari-salurkan-62-tangki.html

Panewu Ngawen Asar Janjang Rianti mengatakan mengucapkan selamat atas hari jadi Kalurahan Tancep yang ke-155 tahun, Asar berharap semoga masyarakat Tancep bisa manunggal dalam membangun Kalurahan Tancep, Asar juga mengatakan dengan penetapan Kalurahan Tancep sebagai Kalurahan Rintisan budaya bisa mempertahankan kelestarian budaya Ngayogyakarta Hadiningrat di wilayah perbatasan.


‎"Ini menjadi hari yang baik karena Adeging Kalurahan Tancep ini bersamaan dengan Adeging hari jadi Kabupaten Gunungkidul," kata Asar Janjang Rianti.

Sementara itu Lurah Tancep Yudianto kepada INANEWS.id mengatakan dirinya merasa bangga atas peringatan hari jadi Kalurahan Tancep pada tahun ini.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/curat-di-ponjong-6-etalase-berisi-rokok.html

"Selain memperingati Adeging Kalurahan Tancep, kita Kalurahan Tancep bisa menyandang status sebagai Kalurahan rintisan budaya, ini menjadi harapan masyarakat Kalurahan Tancep yang mana Kalurahan Tancep ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten, sehingga tidak mudah dalam meraih Status Kalurahan Rintisan budaya," Kata Yudianto kepada Reporter INANEWS.id, Selasa (29/2029) malam.

Yudianto berharap dengan Adeging Kalurahan Tancep dan penetapan Kalurahan rintisan budaya ini mampu membuat masyarakat Kalurahan Tancep menjaga budaya Ngayogyakarta di tengah gerusan budaya luar.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/09/curi-pompa-sibel-pria-di-gunungkidul.html

"Kita ini (Kalurahan Tancep) memiliki teritorial berbatasan dengan Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah, sehingga butuh ekstra kekuatan dalam mempertahankan Budaya Ngayogyakarta Hadiningrat," ujar Yudianto.

Dalam Memperingati Adeging Kalurahan Tancep, tidak hanya acara seremonial saja namun beberapa acara juga digelar, kegiatan senam dan jalan sehat menjadi kegiatan pembuka di hari jadi Kalurahan Tancep ke-155 tahun, turnamen bola Volly Tancep Cup juga menjadi ajang dalam memeriahkan hari jadi Kalurahan Tancep.

(WAP)

© Copyright 2022 - INANEWS