Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) adalah satuan baru TNI Angkatan Darat yang memiliki fungsi ganda, yaitu menjaga kedaulatan negara sekaligus menggerakkan pembangunan di wilayah.
Hal tersebut dikatakan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., saat penutupan kegiatan Karya Bhakti rehab panti asuhan dan pembuatan akta kelahiran Korem 072/pamungkas di panti asuhan anak dan balita Almarina, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul. Jumat (23/10/2026).
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/polisi-amankan-pria-di-bantul-45-tablet.html
"Itulah fungsi batalion TP, namanya juga batalion teritorial pembangunan, maka tidak hanya memiliki tugas tempur, mereka juga memiliki tugas pembangunan pertanian, pembangunan peternakan, tugas dalam rangka kemanusiaan, kesehan dan juga dalam bidang kontruksi sehingga mereka memiliki tugas membantu pemerintah di daerah, sesuai dengan undang-undang TNI dan membantu tugas pemerintah di daerah dan salah satunya penanganan El Nino ini," kata Danrem 072/Pamungkas Yuniar Dwi Hantono di Karangmojo.
Danrem Yuniar juga mengatakan walaupun Batalion Teritorial Pembangunan berfungsi ganda namun harus memiliki aturan yang jelas, seperti dalam penanganan bencana karhutla yang saat ini tengah terjadi di Indonesia.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/kronologi-kecelakaan-di-jalan-wonosari.html
"Kalo mitigasi maka semua dilakukan bersama-sama dengan Kodim, aparat yang ada di teritorial yang akan mengkordinir, tetapi untuk penanganan yang sifatnya sudah terjadi maka tetap harus ada permintaan dan pengerahan dari satuan kewilayahan, intinya membantu pemerintah daerah itu," jelas Yuniar.
Yuniar menegaskan dengan kondisi musim kemarau yang disebabkan dari Godzila El Nino ini maka TNI dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus dapat menjadi early warning sistem sehingga penanganannya bisa melibatkan Batalion Teritorial Pembangunan (Batalion TP).
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/kecelakaan-di-jalan-srandakan-bantul.html
Yuniar mengupdate Batalion Teritorial Pembangunan yang ada di Provinsi Yogyakarta sudah ditempatkan sebanyak kurang lebih 400 hingga 500 personel yang saat ini ditempatkan di area persiapan.
"Sementara untuk Batalion TP masih di marseling area atau daerah persiapan, kita dipinjami tempat oleh pemerintah daerah, dan kurang lebih saat ini anggota sudah ada 400 sampai 500 orang," ujar Danrem.
Danrem Yuniar juga menjelaskan bahwa pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan adalah program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka melakukan percepatan pembangunan di tingkat desa.
(WAP)

Social Header