Breaking News

Diduga Rem Blong, Motor Terjun ke Jurang 6 Meter di Nglipar Gunungkidul, Dua Perempuan Luka Patah Tulang


Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Dua perempuan mengalami kecelakaan saat melintasi Jalan Pilangrejo-Sriten, tepatnya di Padukuhan Pilangrejo, Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Senin (2/11/2026) siang.

Sepeda motor Honda Vario warna merah bernomor polisi AB-2701-KV yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong hingga menabrak besi pengaman jalan dan terjun ke jurang sedalam sekitar 6 meter.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara dan pembonceng mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Wonosari.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/11/polres-bantul-sita-3033-botol-miras.html

Kapolsek Nglipar AKP Paryadi, S.A.P., mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.20 WIB. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Nglipar sekitar pukul 13.36 WIB.

Menurut AKP Paryadi, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah utara atau Sriten menuju selatan atau Pilangrejo.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan melintasi jalan menurun tajam dan menikung ke kiri. Saat itu, pengendara diduga mengalami kendala pada sistem pengereman akibat rem terlalu panas.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/11/tilang-turun-81-persen-polda-diy.html

"Sepeda motor diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan dan melaju lurus. Kendaraan kemudian menabrak besi pengaman jalan hingga kedua korban terpental dan jatuh ke jurang sedalam sekitar 6 meter," ujar AKP Paryadi.


Setelah kejadian, kedua korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonosari menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pengendara sepeda motor berinisial EAPP (25), warga Tawangsari CT II/C-4, Karangwuni, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, mengalami luka robek dan patah kaki kanan serta patah tangan kanan.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/11/truk-hino-terguling-di-tikungan-bokong.html

Sementara itu, pembonceng berinisial AFNM (25), warga Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, mengalami patah kaki kanan.

"Kedua korban dalam kondisi sadar dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Wonosari," kata AKP Paryadi.

AKP Paryadi mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur perbukitan yang memiliki turunan tajam dan tikungan.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/11/tak-gunakan-sistem-cbt-kalurahan.html

Ia juga meminta pengendara memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan.

"Kami mengimbau pengendara untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, khususnya rem, sebelum bepergian. Saat melewati jalan menurun dan menikung, kurangi kecepatan serta gunakan teknik pengereman yang tepat. Jangan memaksakan kendaraan jika kondisi rem sudah panas atau tidak berfungsi optimal," tegas AKP Paryadi.

(ALX)

© Copyright 2022 - INANEWS