Bantul (DIY), INANEWS.id - Kebakaran melanda lahan kosong seluas sekitar 2.000 meter persegi di wilayah Mutihan RT 05, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Rabu (22/7/2026) siang. Beruntung, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area lain sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 10.00 WIB ketika muncul kepulan asap dari area di samping sebuah gudang yang berbatasan dengan lahan kosong.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/rasulan-ngringin-bejiharjo-dihadiri.html
"Menurut keterangan para saksi, mereka melihat kepulan asap kemudian langsung menuju lokasi untuk memastikan sumbernya. Setelah dicek, api ternyata sudah membakar rumput kering di lahan kosong tersebut," kata Rita.
Mengetahui kobaran api semakin membesar, warga bersama para saksi segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/sambut-hut-ke-81-ri-gbn-mi-diy-siapkan.html
"Warga bergerak cepat memadamkan api agar tidak meluas. Upaya tersebut berlangsung sekitar satu jam, namun masih terdapat beberapa titik api yang belum sepenuhnya padam sehingga membutuhkan penanganan lanjutan dari petugas Damkar," ujarnya.
Rita menjelaskan, petugas Pemadam Kebakaran Pos 6 Piyungan tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 WIB dengan satu unit armada yang dipimpin Agus. Bersama personel Polsek Piyungan dan relawan FPRB Srimartani, petugas kemudian melakukan proses pendinginan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 20 menit.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/kecelakaan-maut-di-semanu-gunungkidul.html
"Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar sehingga tidak sempat merembet ke area lain. Berkat respons cepat warga, relawan, dan petugas, situasi dapat segera dikendalikan," jelasnya.
Lahan yang terbakar diketahui milik Honggo Seno (70), juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian untuk memastikan penyebab kebakaran.
"Anggota piket fungsi Polsek Piyungan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara serta mencatat identitas para saksi sebagai bagian dari penyelidikan awal," terang Rita.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/berbaur-dengan-warga-pilangrejo-bupati.html
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Rita, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga mengenai rumput kering dan menimbulkan percikan api.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun demikian, penyebab pastinya masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan," ucapnya.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/kolaborasi-polda-diy-dan-komunitas.html
Rita memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi. Meski demikian, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi rumput dan semak kering sangat mudah terbakar.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang banyak ditumbuhi rumput kering. Sedikit percikan api saja dapat memicu kebakaran yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan lebih peduli terhadap potensi kebakaran di musim kemarau," pungkasnya.
(ALX)


Social Header