Bantul (DIY), INANEWS.id - Sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai bengkel sepeda ontel di Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, ludes terbakar pada Jumat (24/7/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu nyala lilin yang ditinggalkan pemilik rumah saat terjadi pemadaman listrik.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.45 WIB di Wirokerten RT 07, Kalurahan Wirokerten, Banguntapan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB setelah sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pemilik rumah, Sahadi (60), sebelumnya meninggalkan rumah sekitar pukul 18.15 WIB untuk menghadiri tahlilan di rumah tetangganya. Saat itu listrik PLN di kawasan tersebut sedang padam sehingga korban menyalakan lilin sebagai penerangan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/restorasi-sosial-berbasis-budaya-jawa.html
"Korban meninggalkan rumah untuk mengikuti tahlilan ketika listrik PLN sedang padam. Diduga lilin yang dinyalakan menjadi pemicu munculnya api hingga mengakibatkan kebakaran," kata Rita, Sabtu (25/7/2026).
Sekitar pukul 18.45 WIB, seorang saksi melihat kepulan asap disertai kobaran api dari rumah korban. Mengetahui kejadian tersebut, saksi lain segera menghubungi Call Center 110, yang kemudian diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Banguntapan.
"Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 20.00 WIB api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain," ujar Rita.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/warga-bantul-digegerkan-penemuan-pria.html
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas gabungan dari Polsek Banguntapan, BPBD Kabupaten Bantul, Damkar Pos Banguntapan, Piyungan, dan Imogiri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kalurahan, serta warga setempat turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi.
Akibat kebakaran itu, sebagian bangunan rumah berukuran sekitar 6 x 6 meter mengalami kerusakan. Selain itu, puluhan sepeda ontel yang berada di dalam bengkel juga hangus terbakar.
"Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta. Barang yang terbakar meliputi sebagian bangunan rumah, sekitar 30 unit sepeda ontel yang belum dirakit, serta satu unit sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi AB-5166-TT," terang Rita.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/07/ada-rehabilitasi-irigasi-gempolan-arus.html
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran berasal dari api lilin yang digunakan korban sebagai penerangan saat listrik padam.
"Polisi masih melakukan pendataan dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari lilin yang digunakan sebagai penerangan ketika listrik padam," pungkas Rita.
(ALX)

Social Header