Breaking News

Cornelius Freldi Rahawarin, Putra Prajurit Yonif 411 Pandawa Terpilih Jadi Pembentang Bendera


Salatiga (Jawa Tengah), INANEWS.id - Kebanggaan dirasakan Kopral Satu Yosep Roni Rahawarin setelah putranya, Cornelius Freldi Rahawarin (17), terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Salatiga 2026.

Cornelius merupakan siswa SMA Kristen 1 Salatiga. Ia berhasil lolos seleksi dan menjadi salah satu dari 82 anggota Paskibraka Kota Salatiga yang bertugas dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak hanya menjadi anggota Paskibraka, Cornelius mendapat kepercayaan untuk masuk dalam Pasukan 8. Ia dipercaya menjadi pembentang Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga, Senin (17/8/2026).

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/pria-di-bantul-curi-motor-tetangga.html

Bagi Cornelius, kesempatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus tanggung jawab besar. Ia harus menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.

"Saya merasa bangga dan bersyukur bisa dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kota Salatiga, terlebih mendapat tugas di Pasukan 8 sebagai pembentang bendera. Ini menjadi tanggung jawab yang harus saya jalankan sebaik mungkin," kata Cornelius.

Cornelius diketahui aktif mengikuti kegiatan organisasi Paskibra bernama BALIN BAYANAKA di SMA Kristen 1 Salatiga. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah bagi dirinya untuk mengasah kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan dalam baris-berbaris.


Pada seleksi Paskibraka Kota Salatiga 2026, terdapat enam siswa yang mengikuti organisasi Paskibra BALIN BAYANAKA SMA Kristen 1 Salatiga dan kemudian berhasil diterima menjadi anggota Paskibraka Kota Salatiga.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga Cornelius. Sang ayah, Kopral Satu Yosep Roni Rahawarin, merupakan prajurit yang berdinas di Batalyon Infanteri 411 Pandawa.

Yosep mengatakan, dirinya bersama sang ibu, Dwi Astuti, merasa bangga melihat putranya mendapat kesempatan mengemban tugas dalam upacara kenegaraan tersebut.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/carut-marut-desil-dan-standarisasi.html

"Sebagai orangtua, tentu kami merasa bangga dan bersyukur. Cornelius bisa mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kota Salatiga. Ini merupakan pengalaman berharga dan mudah-mudahan menjadi bekal untuk masa depannya," ujar Yosep.

Menurut Yosep, proses menjadi anggota Paskibraka tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan kemampuan bekerja sama dengan anggota lainnya.

Ia pun berpesan kepada putranya agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tidak melupakan nilai-nilai kedisiplinan yang selama ini diperoleh melalui sekolah dan kegiatan Paskibra.


"Jalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan jangan mudah menyerah. Apa yang sudah dicapai hari ini harus menjadi motivasi untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik," kata Yosep.

Cornelius mengaku proses latihan bersama anggota Paskibraka lainnya menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Ia harus mengikuti berbagai tahapan persiapan sebelum akhirnya menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.

Ia juga mengapresiasi dukungan keluarga, sekolah, pelatih, serta rekan-rekannya selama mengikuti proses seleksi hingga dipercaya menjadi bagian dari Pasukan 8.

Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/seleksi-caba-dan-cata-tni-al-gelombang.html

"Saya berterima kasih kepada orangtua, sekolah, pelatih, dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan. Saya ingin menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi," ujar Cornelius.

Pemerintah Kota Salatiga sebelumnya mengukuhkan 82 anggota Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum para pelajar menjalankan tugas pada 17 Agustus 2026.

Bagi keluarga Yosep Roni Rahawarin dan Dwi Astuti, terpilihnya Cornelius sebagai pembentang Bendera Merah Putih menjadi momen yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga sangat bermakna. Tugas tersebut menjadi kesempatan bagi seorang pelajar untuk mengambil bagian dalam peringatan kemerdekaan bangsa.

(ALX)

© Copyright 2022 - INANEWS