Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari fraksi Gerindra Eckwan Mulyana menyayangkan banyaknya anggota BPJS yang terblokir karena alasan Judi online.
"Saya sangat menyayangkan ya, dan sangat prihatin karena banyak BPJS masyarakat yang terblokir karena judi online, yang mana itu terjadi bukan karena kehendak dari anggota itu sendiri," kata Eckwan Mulyana dihadapan carik dan pamong Kalurahan se-Kapanewon Ngawen saat melakukan kegiatan sosialisasi dan sapa aruh di Kapanewon Ngawen. Senin (5/10/2026).
Anggota Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat ini menegaskan bahwa sesungguhnya BPJS menjadi hak dasar hidup masyarakat selain pendidikan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/sedang-memancing-warga-temukan-jenazah.html
Didampingi Panewu Ngawen Asar Janjang Rianti, Eckwan mengatakan bahwa masyarakat yang terblokir BPJS nya karena judi online bisa mengaktifkan kembali namun dengan aturan dan prosedur yang berlaku.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini pelayanan BPJS kesehatan ini sebaiknya digunakan saat telah memiliki rujukan dari dokter.
"Sebaiknya masyarakat untuk pengurusan BPJS ini diutamakan yang sudah mengalami tindakan dokter, jadi kita mengutamakan yang memang pasiennya sudah berada di rumah sakit, kita mendahulukan saudara kita yang memang membutuhkan kedaruratan," ujar Eckwan Mulyana.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/wisata-pucung-gunungkidul-bersiap-naik.html
Sebagai wakil rakyat dirinya terus berkomunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat di Gunungkidul.
"Jadi kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Sosial terkait BPJS, dimana kendalanya, dimana kesulitannya, sehingga masyarakat dapat pelayanan yang terbaik terkait pelayanan kesehatan," ujarnya.
Eckwan Mulyana berharap kepada para Carik dan Pamong Kalurahan bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat nya terlebih yang sangat membutuhkan.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/10/hut-ke-81-tni-dandim-gunungkidul.html
"Nek, sok angel-angel tenan ono wargane panjenengan kondisi ngel-ngel karo rumah sakit omong kulo," tegas Eckwan.
Kepada para keluarga yang masih aktif dalam aktifitas judi online, dengan tegas Eckwan mengatakan untuk menghentikan hal tersebut.
"Nek Judol kui ora bakal marai sugeh, nek arep sugeh makaryo, judol ini kan aktivitas penghayal, pemalas ora gelem nyambut gawe tapi arep sugeh, ora eneng pak bu gawean ngono kui, judol itu menipu dan menyusahkan kita semua, jadi mulai hari ini hentikan," imbuhnya.
(WAP)

Social Header