Gunungkidul (DIY), INANEWS.id - Masih menyambut HUT RI ke 81 dan yang dibarengi dengan acara adat bersih desa atau yang biasa di sebut Rasulan. Pemerintah Kalurahan Gedangrejo menggelar lomba tumpeng. Kamis, (20/8/2026).
Sebanyak dua belas padukuhan beradu kreasi dalam menciptakan riasan tumpeng nusantara. Sementara itu upacara adat Rasulan di Kalurahan Gedangrejo diawali dengan ritual pemberian hasil bumi warga kepada Lurah Kalurahan Gedangrejo Suminto.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/cornelius-freldi-rahawarin-putra.html
Kegiatan lomba tumpeng yang dibarengi dengan agenda upacara adat Rasulan di Kalurahan Gedangrejo ini terasa sangat khidmat dan sakral.
Lurah Gedangrejo Suminto mengatakan penggabungan kegiatan ini memang disengaja, selain menghemat waktu juga menghemat anggaran.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/pria-di-bantul-curi-motor-tetangga.html
"Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat dimana saat ini kita tetap melaksanakan dan memeriahkan HUT RI ke 81 namun juga tetap dalam kerangka efisiensi," kata Suminto.
Sementara itu ketua panitia pelaksana lomba tumpeng, Bambang Adi Waluyo mengatakan karena semua peserta memiliki kreativitas dan totalitas maka dewan juri agak sedikit kewalahan dalam menentukan para juara.
"Tadi saya ngobrol sama dewan juri juga, ya mereka agak kesulitan dalam menentukan hasil juaranya, semua bagus dan menarik," kata Bambang Adi Waluyo.
Baca juga: https://www.inanews.id/2026/08/carut-marut-desil-dan-standarisasi.html
Kendati demikian Bambang sebagai ketua panitia berhasil mengumpulkan hasil pemenang lomba tumpeng.
"Semua bagus dan masuk dalam semua katagori penilaian, tapi kita tetap harus menentukan hasilnya. Untuk pemenang lomba tumpeng juara ketiga jatuh pada Padukuhan Jlantir I, dengan total nilai sebesar 250 poin, juara Kedua diraih Padukuhan Tengaran dengan total nilai 255 dan untuk juara Pertama jatuh pada Padukuhan Plumbungan dengan total nilai sebesar 265 poin," ucap Bambang Adi Waluyo.
(WAP)


Social Header